Sosial & Budaya 22 Jul 2025, 01:57

Tanggal 22 Juli 2024 Memperingati Hari Apa? - KOMPAS.com

22 Juli 2024: Hari Bhakti Adhyaksa dan Hari Otak Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 22 Juli 2024 bertepatan dengan hari Senin, menyimpan dua momentum penting, yaitu Hari...

22 Juli 2024: Hari Bhakti Adhyaksa dan Hari Otak Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanggal 22 Juli 2024 bertepatan dengan hari Senin, menyimpan dua momentum penting, yaitu Hari Bhakti Adhyaksa dan Hari Otak Sedunia. Kedua peringatan ini memiliki makna dan sejarah yang berbeda, namun sama-sama bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap bidang hukum dan kesehatan.

Hari Bhakti Adhyaksa: Momentum Kejaksaan dalam Penegakan Hukum

Hari Bhakti Adhyaksa diperingati setiap tanggal 22 Juli, menandai hari jadi Kejaksaan Republik Indonesia. Pada tahun 2024 ini, peringatan tersebut memasuki usia ke-64.

Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tahun ini mengusung tema "Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas," sebagaimana dikutip dari situs resmi Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Tema ini mencerminkan komitmen Kejaksaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja dalam menegakkan hukum di era modern demi mewujudkan Indonesia Emas.

Sejarah Hari Bhakti Adhyaksa bermula dari pembentukan Kejaksaan sebagai bagian dari Departemen Kehakiman melalui Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 dan diperjelas dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2/1945. Gatot Taroenamihardja menjadi Jaksa Agung pertama di Indonesia.

Titik balik terjadi pada 22 Juli 1960, ketika kabinet pemerintahan Indonesia memutuskan untuk memisahkan Kejaksaan menjadi departemen tersendiri. Keputusan ini diatur dalam Surat Keputusan Presiden RI tanggal 1 Agustus 1960 No.204/1960 yang berlaku sejak 22 Juli 1960. Pengaturan lebih lanjut mengenai Kejaksaan kemudian diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1961 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kejaksaan atau Undang-undang Pokok Kejaksaan (UUPK).

Hari Otak Sedunia: Meningkatkan Kesadaran akan Kesehatan Otak

Selain Hari Bhakti Adhyaksa, tanggal 22 Juli juga diperingati sebagai Hari Otak Sedunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang pentingnya kesehatan otak.

Federasi Neurologi Dunia (World Federation of Neurology/WFN), sebuah organisasi terkemuka yang mempromosikan penelitian neurologi dan kesehatan otak, menjadi penggagas peringatan Hari Otak Sedunia.

Tahun ini, tema yang diangkat dalam Hari Otak Sedunia adalah "Kesehatan dan Pencegahan Otak." Tema ini dipelopori oleh WFN yang bekerja sama dengan keenam wilayah WFN. Tujuannya adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan otak dan mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap penyakit yang dapat menyerang otak.

Otak merupakan organ vital yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Tanpa otak, makhluk hidup tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, kesehatan otak perlu dijaga dan diperhatikan.

Gangguan neurologis seperti stroke, migrain, Alzheimer, meningitis, dan epilepsi merupakan beberapa contoh penyakit yang dapat menyerang otak. Namun, sebagian besar kasus ini sebenarnya dapat dicegah dengan tindakan pencegahan yang tepat.

Dengan adanya peringatan Hari Otak Sedunia, diharapkan masyarakat semakin teredukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan otak dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penyakit yang dapat menyerang organ vital ini.

Sumber: megapolitan.kompas.com