Waspada! Prakiraan Cuaca 22 Juli 2025, Dipengaruhi Siklon Tropis dan Gelombang Setinggi 4 Meter
Waspada! Prakiraan Cuaca 22 Juli 2025, Dipengaruhi Siklon Tropis dan Gelombang Setinggi 4 Meter Jakarta, Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca...
Waspada! Prakiraan Cuaca 22 Juli 2025, Dipengaruhi Siklon Tropis dan Gelombang Setinggi 4 Meter
Jakarta, Indonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk hari Selasa, 22 Juli 2025, yang menunjukkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini dipengaruhi oleh bibit siklon tropis dan konfluensi yang dapat memicu gelombang tinggi, hujan lebat, dan banjir rob.
Menurut BMKG, bibit siklon tropis 97W terpantau di Samudra Pasifik Timur Filipina dengan kekuatan angin mencapai 15 knot dan tekanan 100 hPa. Meskipun diperkirakan bergerak menjauhi Indonesia, keberadaan siklon ini membentuk konvergensi di Perairan Timur Filipina dan dari Papua Selatan hingga Papua, meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, konfluensi juga terjadi di Laut Andaman dan Laut Cina Selatan, yang semakin memperkuat potensi pembentukan awan hujan di wilayah tersebut. Kondisi ini diperkirakan akan berdampak pada cuaca di berbagai kota besar di Indonesia, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan.
Potensi Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
BMKG juga mengidentifikasi adanya potensi gelombang tinggi yang perlu diwaspadai. Kecepatan angin di atas 25 knot terpantau di beberapa wilayah perairan Indonesia, yang berpotensi memicu gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter.
Wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi antara lain: (Informasi wilayah spesifik akan ditambahkan jika tersedia dalam data BMKG).
Selain gelombang tinggi, BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di wilayah-wilayah berikut: (Informasi wilayah spesifik akan ditambahkan jika tersedia dalam data BMKG).
Prakiraan Cuaca di DKI Jakarta
Secara khusus, BMKG juga memberikan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta. Untuk periode Senin, 21 Juli 2025, sebagian besar cuaca di kawasan ibu kota diperkirakan akan didominasi awan tebal. Sementara itu, prakiraan untuk Sabtu, 19 Juli 2025, juga menunjukkan bahwa sebagian besar kawasan ibu kota akan diselimuti awan tebal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk udara kabur, berawan, berawan tebal, hujan ringan, hujan sedang, serta hujan disertai petir.
Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi
Selain memberikan informasi cuaca, BMKG juga terus mengembangkan sistem peringatan dini gempa bumi berbasis hitung mundur seiring meningkatnya bencana. Hal ini bertujuan untuk memberikan peringatan lebih cepat kepada masyarakat agar dapat mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
Terkait gempa bumi, BMKG menginformasikan bahwa gempa bumi berkekuatan 4.4 magnitudo yang terjadi di Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 25 kilometer tidak berpotensi tsunami.
Imbauan BMKG
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan oleh BMKG. Untuk prakiraan yang lebih spesifik, masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG di App Store dan Play Store atau mengunjungi situs web resmi BMKG di www.bmkg.go.id dan media sosial @infobmkg.
Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem dan bencana alam.
Sumber: mediaindonesia.com